Benarkah Gaji Guru Honorer Akan Ditetapkan Rp. 2 Juta?

Tidak ada komentar 902 views

Gaji guru honorer – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan berencana memperbaiki gaji guru honorer disambut baik oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya. PGRI Kota Tasikmalaya mengusulkan agar gaji guru honorer ditetapkan minimal Rp 2 juta per bulan.

“Penghasilan minimal guru itu Rp 2 juta, jadi ya kita harapkan Rp 2 juta gaji untuk honorer itu,” ujar Ketua PGRI Kota Tasikmalaya Bambang Alamsyah saat dihubungi Radar Tasikmalaya.

Bambang menegaskan, gaji guru honorer sebesar Rp 2 juta itu untuk perbaikan taraf hidup karena selama ini penghasilannya sangat memprihatinkan. Mereka hidup jauh dari kelayakan. “Sekarang itu honornya kebanyakan digaji hanya Rp. 200 ribu sampai Rp. 450 ribu (per bulan),” jelasnya.

“PGRI meminta pemerintah memperhatikan upah bagi guru honorer. Kita minta gaji honorer itu sebesar penghasilan minimal guru,” terangnya. Namun, “Belum ada kepastian seperti apa solusi untuk guru honorer ini,” tandasnya.

Mendikbud Gaji Honorer Akan Ditetapkan Minimal Rp. 2 Juta

Diberitakan sebelumnya Mendikbud Anies Baswedan mengatakan penetapan upah minimum guru honorer karena kesejahteraan guru honorer masih rendah.

“Tenaga kerja saja punya upah minimum, tapi guru tidak punya. Kami harus kembalikan, harus ada batas minimum untuk guru. Guru tidak bisa bekerja seperti sekarang,” ujar Anies usai upacara peringatan Hari Guru di halaman Kementerian Pendididikan dan kebudayaan (Kemendikbud).

Untuk memuluskan ide tersebut Anies mengaku telah melakukan pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PANRB) Yuddy Chrisnandi. Selain itu, dia juga akan membawa rencana ini untuk dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.

Demikian informasi mengenai rencana Mendikbud Anies Baswedan yang akan memperbaiki gaji guru honorer, semoga rencana tersebut bisa direalisasikan.

author
Penulis: 

Tinggalkan pesan "Benarkah Gaji Guru Honorer Akan Ditetapkan Rp. 2 Juta?"