Pendaftar CPNS Guru Garis Depan Kemendikbud Tak Capai Target, Inilah Alasannya

2 comments 88173 views

Sebagaimana yang kita ketahui, sejak tahun 2015 silam pemerintah melakukan moratorium penerimaan CPNS.
Hanya saja ada beberapa formasi yang tidak terkena moratorium, diantaranya Kemendikbud untuk guru garis depan atau GGD, Kemenkes untuk pegawai tidak tetap atau PTT dan ikatan dinas.
Pada tahun 2016 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka pendaftaran CPNS yang diperuntukkan formasi GGD.
Dari jumlah 6.618 pelamar Guru Garis Depan (GGD) pada penerimaan CASN (calon Aparatur Sipil Negara) yang melakukan pendaftaran CPNS secara online, hingga 31 Agustus 2016 lalu hanya 6.491 orang yang menyelesaikan proses lamaran dan mendapat nomor ujian CPNS 2016.
Jumlah pelamar CPNS tersebut ternyata jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 7.000 orang untuk Guru Garis Depan (GGD) tahun ini.

Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Arizal mengatakan, seleksi CPNS Guru Garis Depan (GGD) ini memang bukan untuk pelamar umum. ”Sama seperti halnya penerimaan bidan PTT. Pelamar cpns Guru Garis Depan (GGD) harus memiliki SK dari Kemendikbud. Yang tidak bisa menunjukkan SK tentu tidak lolos seleksi administratif CPNS,” ujarnya di Jakarta, Jumat (02/09).

Berdasarkan pengumuman tentang Penerimaan CPNS/CASN GGD Kemendikbud Tahun 2016 disebutkan, selain persyaratan umum cpns untuk melamar, ada pula persyaratan khusus CPNS yang harus dilakukan yaitu pelamar merupakan lulusan Program Profesi Guru (PPG) pasca Program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T), PPG S1 PGSD Berasrama, PPG SMK Kolaboratif, PPG Basic Science, dan PPGT.

Selain itu, pelamar CPNS Guru Garis Depan (GGD) harus bersedia ditempatkan di satu dari 93 kabupaten daerah khusus (3T dan Terpencil) minimal 5 tahun atau sesuai dengan ketetapan di daerah masing-masing.
Tahapan CPNS selanjutnya usai proses pendaftaran CPNS secara online yaitu, pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Adapun jadwal pelaksanaan seleksi cpns akan ditampilkan pada laman
http://casn.kemdikbud.go.id

Tempat Belajar Soal-soal CPNS Terbaik dan Terpercaya
Peserta yang mengikuti SKD wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi CPNS dan KTP asli, serta mengisi daftar hadir yang dilengkapi pasfoto pelamar CPNS.
Sebelum pelaksanaan SKD, diharapkan peserta melihat secara cermat waktu dan tempat pelaksanaan seleksi CPNS.
Pelamar hanya dapat melakukan SKD pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Sumber:
http://www.menpan.go.id/berita-terkini/5580-pelamar-casn-ggd-tak-capai-target
null

author
Penulis: 
  1. author
    Penulis

    admin2 tahun ago

    kayaknya itu bukan hanya karena formasi yang kurang detail, tapi yang menjadi hambatan para pelamar iaitu harus menginput nomor sertivikat PPG atau PLPG, padahal sebagian besar lulusan keguruan saat ini masih terlalu banyak yang belum mengambil PPG, baru sebatas lulus sarjana aja.

    Balas
  2. author

    Joyodiningrat2 tahun ago

    itu mah karena kuota masing-masing jurusan tidak transparan. dipengumuman cuma ditulis, misal Kabupaten 1 jumlah kuota 300, terdiri dari jurusan A B C D E F. jumlah kuota dari jurusan A itu tidak kelihatan keles. apakah jurusan A butuh 4, 10, 25, atau 100. yang diketahui hanya totalnya Kabupaten 1 butuh 300. dari situ pelamar hanya meraba-raba, ragu untuk mendaftar. ibarat peribahasa membeli kucing dalam karung. jadi beritanya tolong dipertegas, tidak memenuhi kuota karena apa? terimakasih

    Balas

Tinggalkan pesan "Pendaftar CPNS Guru Garis Depan Kemendikbud Tak Capai Target, Inilah Alasannya"