Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan

Tidak ada komentar 818 views

Pendidikan mempunyai peranan dalam meningkatkan kualitas manusia sebagai sumberdaya pembangunan dan menjadi titik sentral pembangunan.

Manusia yang berkualitas memiliki keseimbangan antara tiga aspek yang ada padanya, yaitu aspek pribadi sebagai individu, aspek sosial dan aspek kebangsaan.

Manusia sebagai makhluk individu memiliki potensi fisik dan non fisik; terlepas itu dari kalangan disabilitas atau non disabilitas, dengan potensi potensi tersebut, manusia mampu berkarya dan berbudi pekerti luhur.

Manusia sebagai makhluk sosial mempunyai kesetiakawanan sosial, tanggung jawab sosial dan disiplin sosial.

Manusia yang memiliki aspek kebangsaan mempunyai rasa cinta tanah air, jiwa patriotik dan berwawasan masa depan.

Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan

    Berorientasi pada peningkatan kualitas manusia Indonesia tersebut, maka peranan pendidikan dalam pembangunan dapat dirumuskan sebagai berikut :

    Dalam meningkatkan manusia sebagai makhluk individu yang berpotensi fisik dan nnon fisik, dilaksanakan dengan pemberian pengetahuan, keterampilan, nilai

dan sikap. Pembentukan nilai adalah nilai-nilai budaya bangsa dan juga nilai-nilai keagamaan sesuai dengan agama masing-masing dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Proses transformasi tersebut berlangsung dalam jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah.

John Vaizei dalam bukunya Education in the Modern World (1965) mengemukakan peranan pendidikan sebagai berikut :

(1) melalui lembaga mengemukakan peranan pendidikan tinggi dan lembaga riset memberikan gagasan-gagasan dan teknik baru,

(2) melalui sekolah dan latihan-latihan mempersiapkan tenaga kerja terampil berpengetahuan, dan

(3) penanaman sikap.

    Dalam menghadapi perubahan masyarakat yang terus menerus dan berjalan secara cepat, manusia dituntut untuk selalu belajar dan senantiasa beradaptasi dengan perkembangan

masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dengan kata lain, manusia akan menjadi ”pelajar seumur hidup”.

Untuk itu sekolah berperan untuk mepersiapkan peserta didiknya menjadi pelajar seumur hidup yang mampu belajar secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar, baik yang ada di sekolah maupun di luar sekolah.

Menurut Moedjiono dalam buku dasar-dasar Kependidikan (1986), mengemukakan bahwa aktivitas belajar dalam rangka menghadapi perubahan-perubahan

yang cepat di dalam masyarakat menghendaki:

(1) Kemampuan untuk mendapatkan informasi,

(2) Keterampilan kognitif yang tinggi,

(3) Kemampuan menggunakan strategi dalam memecahkan masalah,

(4) Kemampuan menentukan tujuan yang ingin dicapai,

(5) Mengevaluasi hasil belajar sendiri,

(6) Adanya motivasi untuk belajar, dan

(7) Adanya pemahaman terhadap diri sendiri.

Eksistensi kebangsaan nasional perlu dipertahankan dengan berbagai cara antara lain memupuk identitas nasional pada generasi muda, penanaman kesadaran nasional. Kesadaran nasional perlu dibangkitkan melalui kesadaran sejarah.

Kesadaran ini mencakup pengalaman kolektif di masa lampau atau nasib bersama di masa lampau yang menggembleng nation.

Tanpa kesadaran sejarah tak ada identitas dan tanpa orang tak kepribadian atau kepribadian nasional.

Kesadaran nasional, menciptakan inspirasi dan aspirasi nasional, keduanya penting untuk membangkitkan semangat nasional.

Nasionalisme sebagai ideologi perlu menjiwai setiap warga negara yang wajib secara moral (moral com-mitment) dengan loyalitas penuh pengabdian diri kepada kepentingan negara, (Kartidirdjo, 1993).

PERANAN PENDIDIKAN DALAM PEMBANGUNAN DI MASYARAKAT

Lembaga pendidikan yang diselengarakan oleh masyarakat adalah salah satu unsur pelaksana asas pendidikan seumur hidup. Pendidikan yang diberikan di lingkungan keluarga dan sekolah sangat terbatas, di masyarakatlah orang akan meneruskannya hingga akhir hidupnya.

Segala pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan pendidikan keluarga dan dilingkungan sekolah akan dapat berkembang dan dirasakan manfaatnya dalam masyarakat.

Oleh karena itu, sebagai salah satu lingkungan terjadinya kegiatan pendidikan, masyarakat mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap berlangsungnya segala aktivitas yang menyangkut masalah pendidikan.

Untuk itu bahan apa yang akan diberikan kepada anak didik sebagai generasi tadi harus disesuaikan dengan keadaan dan tuntunan masyarakat dimana kegiatan pendidikan berlangsung.

Berikut adalah beberapa peran serta dalam masyarakat pendidikan :

  1. Masyarakat breperan serta dalam mendirikan dan membiayai sekolah
  2. Masyarakat berperan dalam menguasai pendidikan agar sekolah tetap membantu dan mendukung cita-cita dan kebutuhan masyarakat.
  3. Masyarakatlah yang ikut menyediakan tempat pendidikan seperti gedung-gedung museum, perpustakaan, panggung-panggung kesenian, kebun binatang, dan sebagainya.
  4. Masyarakatlah yang menyediakan berbagai sumber untuk sekolah. Mereka dapat diundang ke sekolah untuk memberikan keterangan-keterangan mengenai suatu masalah yang sedang dipelajari anak didik.
  5. Masyarakatlah sumber pelajaran atau laboratorium tempat belajar. Di samping buku-buku pelajaran, masyarakat memberi bahan pelajaran yang banyak sekali,

antara lain seperti aspek alami industry, perumahan, transportasi, perkebunan, pertambangan, dan sebagainya.

Dengan demikian, jelas sekali bahwa peran masyarakat sangatlah besar terhadap pendidikan sekolah.

Untuk itu, sekolah perlu memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

paling tidak bahwa pendidikan harus dapat mempergunakan sumber-sumber pengetahuan yang ada di masyarakat dengan alas an sebagai berikut :

  1. Dengan melihat apa yang terjadi di masyarakat, anak didik akan mendapatkan pengalaman langsung (first hand experience) sehingga mereka dapat memiliki pengalaman yang konkrit dan mudah di ingat.
  2. Pendidikan membina anak-anak yang berasal dari masyarakat, dan akan kembali ke masyarakat.
  3. Di masyarakat banyak sumber pengetahuan yang mungkin guru sendiri belum mengetahuinya.
  4. Kenyataan menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan orang-orang yang terdidik dan anak didik pun membutuhkan masyarakat.

Lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat adalah salah satu unsur pelaksana asas pendidikan seumur hidup.

Pendidikan yang diberikan di lingkungan keluarga dan sekolah sangat terbatas.

Masyarakatlah yang akan meneruskannya hingga akhir hidupnya.

Segala pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan pendidikan keluarga dan di lingkungan pendidikan keluarga dan di lingkungan sekolah akan berkembang dan dirasakan manfaatnya dalam masyarakat.

Peranan masyarakat dapat dilakukan melalui beberapa jalur di antaranya :

Perguruan swasta

Perguruan swasta mempunyai tanggung jawab dan peranan yang penting dalam usaha ikut serta melaksanakan pendidikan nasional. Karena itu pertumbuhan dan kemampuannya perlu dikembangkan berdasarkan pola pendidikan nasional yang mantap dengan tetap mengindahkan ciri khas perguruan yang

bersangkutan.

Peranan dunia usaha

  1. Melaksanakan sistem magang
  2. Membentuk konsorsium pengadaan dana yang dapat dimanfaatkan untuk usaha-usaha pendidikan.
  3. Menyediakan fasilitas untuk kepentingan pendidikan dan latihan
  4. Mengadakan latihan prajabatan dan penataran
  5. Mengadakan program pendidikan kemasyarakatan seperti wajib program pendidikan minimum untuk karyawannya, dan
  6. Mengadakan kerja sama dengan sekolah-sekolah kejuruan dan lembaga pendidikan lainnya.

Peranan Kelompok Profesi

Peranan kelompok profesi dalam sistem pendidikan nasional antara lain :

  1. Merencanakan dan penyelenggaraan latihan keterampilan dan keahlian
  2. Menjamin dan menguji kualitas keterampilan dan keahlian tersebut
  3. Menyediakan tenaga-tenaga pendidikan untuk berbagai jenis pendidikan, terutama pendidikan kemasyarakatan dan pendidikan khusus

Peranan Lembaga Swasta Lainnya

Kecuali peranan perguruan swasta, dunia usaha dan kelompok profesi, di dalam masyarakat berkembang pula lembaga-lembaga swasta nasional yang mengelola dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, kebudayaan, keagamaan, penelitian, keterampilan, dan keahlian.

Peranan lembaga swasta nasional itu terutama diharapkan dalam rangka pelaksanaan pendidikan kemasyarakatan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan yang mempunyai efek social.

Demikianlah sekilas tentang Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan.

Semoga Bermanfaat.

author
Penulis: 

Tinggalkan pesan "Peranan Pendidikan Dalam Pembangunan"